Ekonomi Syariah dalam Nota Keuangan RAPBN 2026

Jakarta, 25 Agustus 2025 – Center for Sharia Economic Development (CSED) INDEF menggelar Diskusi Publik bertema “Ekonomi Syariah dalam Nota Keuangan RAPBN 2026” sebagai respons atas pidato Presiden Prabowo dan rilis RAPBN 2026. Kepala CSED INDEF, Nur Hidayah, menekankan perlunya mainstreaming ekonomi syariah dalam desain fiskal agar tidak lagi dipandang sebagai sektor pelengkap, mengingat kontribusi […]

Pertumbuhan Melambat, Anggaran Mengetat

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2024 mencapai 5,03 persen, melambat dibanding tahun sebelumnya dan lebih rendah dari target APBN 2024 sebesar 5,2 persen. Pemerintah merespons dengan menerbitkan Inpres No. 1 Tahun 2025 untuk efisiensi belanja negara sebesar Rp306,69 triliun. INDEF merekomendasikan agar hasil efisiensi anggaran dialokasikan untuk mendorong produktivitas di sektor industri, swasembada pangan, dan UMKM, […]

100 Hari Pemerintahan Prabowo: Tagih Janji Bidang Ekonomi Syariah

Diskusi publik yang diadakan oleh CSED INDEF membahas perkembangan ekonomi syariah dalam 100 hari pertama pemerintahan Prabowo-Gibran. A. Hakam Naja menyoroti lambatnya pertumbuhan Badan Wakaf Mikro (BWM), yang hingga akhir 2023 hanya mencapai 62 entitas dengan total aset Rp261,36 miliar. Ia mengusulkan penyusunan Cetak Biru Ekonomi Syariah dalam UU, konsolidasi pemangku kepentingan, serta peningkatan perdagangan […]

100 Hari Asta Cita Ekonomi, Memuaskan?

Dalam konteks politik Indonesia, 100 hari pertama pemerintahan selalu menjadi sorotan publik, pengamat, dan para pemangku kepentingan. Periode ini bukan sekadar fase awal, tetapi juga ujian nyata terhadap keseriusan pemerintah dalam merealisasikan janji politiknya. Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memulai tugas mereka di tengah ekspektasi tinggi dan tuntutan besar untuk […]

This site is registered on wpml.org as a development site. Switch to a production site key to remove this banner.